Belakangan ini, Balikpapan sedang ramai
dengan isu kemunculan pocong di daerah TPI Manggar. Sosok pocong yang
ditengarai sebagai arwah Paman Lambat itu seolah murka dengan menghantui
warga sekitar karena tali ikat pocongnya tidak dilepas ketika
pemakamannya.
Menurut isu yang beredar, tali pocong
Paman Lambat ternyata memang sengaja tidak dilepas, karena semasa
hidupnya, almarhum merupakan pengikut aliran tertentu. Bahkan ketika
dikuburkan, jenazah hanya ditutup dengan tikar. Sangat berbeda dengan
metode penguburan umat muslim sebagaimana biasanya, yaitu ditutupi
beberapa papan dan diganjal dengan tanah liat yang dibentuk laiknya
bola-bola dragon ball.
Kabarnya, ada beberapa orang yang sudah
mengingatkan agar tali pocong mayit dilepas. Karena menurut mitos
masyarakat Indonesia, apabila tali pocong dari mayit yang akan
dikuburkan tidak dilepas, maka arwah akan gentayangan karena merasa
urusannya belum selesai di dunia, atau sering dianggap matinya
penasaran. Namun, sayangnya himbauan tersebut tak dituruti. Bahkan
seorang pria paruh baya bernama Pak Sarifuddin sempat berkata dengan
nada menantang, “Kalau pocongnya gentayangan, sini, biar saya lepaskan talinya sekalian!”
